Bukan Hanya Tentang Manusia Sebatas Tanah

Aku ingin bercerita terlebih dulu untuk mengawali ini. Aku mendapatkan sebuah tulisan ini melalui sebuah proses membaca buku. Logika ku menangkap sebuah ‘ketakjuban’ yang melebihi efek dari obat doping. Perasaan yang tercurahkan dari Hati mengemban sebuah kenikmatan yang teramat nyaman. Dua hal itu memberikan efek pada tubuhku berupa seperti orang sedang ‘nyimeng’, guling-guling sendiri dengan sedikit genangan air mata dan berteriak ‘fvck!’. Sungguh sudah terlalu lama aku tidak merasakan hal seakan-akan sedang nyimeng ini.

Aku sangat menyukai ini sebagai penguat iman ku dalam hidup. Bahwa beruntung bagi mereka yang berfikir. bahwa mereka yang berfikir akan mendapatkan kenikmatan lebih dari mereka hanya menerimanya. Bahwa Allah telah memberikan banyak sekali kesempurnaan hidup hanya dengan membutuhkan berfikir sedikit saja. Walaupun memang sudah disebutkan kesempurnaan itu hanya bagi kaum tertentu (QS.Ar Ra’d:4). Maka pertanyaannya bermuara pada sudah kah kita berfikir secara tepat agar kita dapat melihat, mendapat, dan merasakan kesempurnaan yang sudah diberikan. Aku harap tidak hanya sebatas nafas atas umur, bisa makan sehari-hari, bisa melihat dll, I.Allah.

Aku sudah sangat sering-terbiasa-berulang kali mendengar bahwa manusia itu terbuat dari tanah. Terlepas dari mana sumbernya dan siapa yang berbicara. Hal itu sudah menjadi sebuah ‘iman’ bagi yang mempercayai dan tidak melebihi batasan berfikirnya. Aku hanya merasa bahwa tidak ada yang menarik-istimewa-spesial dari sebuah kalimat ‘manusia itu terbuat dari tanah’. Sebuah kalimat yang hanya mengingatkan pada sebuah kematian, liang lahat, kuburan atau hal lain yang related dengan kematian. Tentunya hal ini hanya bagi mereka yang ingat mati, sih. Tapi aku saat ini tidak ingin mengingatkan mati, kok.

Aku takjub pada sebuah paragraf yang menjelaskan tentang ‘manusia-tanah’. Hingga merubah sebuah keadaan dimana aku menjadi takjub terhadap kalimat ‘manusia itu terbuat dari tanah’. Maka bukankan kalian saat ini bertanya, ‘ini orang ngomong apaan sih jing?’, ‘apaan nih yang dimaksud?’ dll. Aku hanya ingin bercerita saja, tentang manusia dan tanah.

***

Di dunia ini kita mengenal unsur utama kehidupan, yaitu air-udara-api-tanah. Unsur kehidupan yang saling melengkapi dan diciptakan untuk memenuhi kebutuhan umat manusia. Apa yang melebihi esensi dari adanya air-udara-api-tanah? apa hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan manusia? Aku hanya merasa banyak manusia terlalu dini dan riya atas ilmunya untuk menerjemahkan dari sebuah penciptaan maha karya Allah swt.

Salah seorang berfikir yang sudah terdahulu percaya bahwa manusia itu merupakan bentukan dari empat unsur utama kehidupan seperti halnya alam, air-udara-api-tanah. Sebuah landasan berfikir yang sangat menarik bahwa ‘apa yang kita lihat itu ada dalam diri kita‘. Mata dapat melihat air bahwa mata itu terbentuk dari air- mata itu dapat melihat udara bahwa mata itu terbentuk dari udara- mata dapat melihat api bahwa mata terbentuk dari api- mata itu dapat melihat tanah bahwa mata terbentuk dari tanah. Bukankah kita tidak dapat melihat salah satu unsur kehidupan tersebut jika kita tidak ‘mengenal’ salah satu unsur kehidupan tersebut?. Maka bagaimana jika kita tidak mengenal empat unsur kehidupan tersebut? bukankah kita akan menjadi makhluk asing di bumi?.

Sebagai intermezzo dari sebuah pernyataan mengenai ‘apa yang kita lihat itu ada dalam diri kita‘, jika manusia bisa melihat jin maka manusia tersebut terdapat jin di dalam dirinya? hmm.

***

Apakah kalian masih mempercayai bahwa manusia itu tercipta dari ‘tanah’? Bukankah kalian sudah membaca tentang filsafat mengenai penciptaan dan apa yang ada dalam diri manusia? Tapi bagaimana dengan kepercayaan terdahulu tentang ‘manusia itu terbuat dari tanah?’ Lalu bagaimana perasaan kalian aku beri sebuah Ayat Al-Qur’an tentang penciptaan manusia? Apakah membingungkan? Tenanglah sedikit, aku masih bercerita. Aku ingin menceritakan apa yang aku tuliskan mengenai ‘manusia-tanah’. Atau seperti judul bahwa manusia bukan ciptaan sebatas tanah.

Pertanyaannya saat ini adalah ‘ada apa dengan Tanah?’

Tanah (bahasa Yunani: pedon; bahasa Latin: solum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik.

Mineral adalah padatan senyawa kimia homogen, non-organik, yang memiliki bentuk teratur (sistem kristal) dan terbentuk secara alami. Istilah mineral termasuk tidak hanya bahan komposisi kimia tetapi juga struktur mineral. Mineral termasuk dalam komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk). Ilmu yang mempelajari mineral disebut mineralogi.

Bahan organik tanah (Inggris:Soil Organic Matter) merupakan bahan di dalam atau permukaan tanah yang berasal dari sisa tumbuhan, hewan, dan manusia baik yang telah mengalami dekomposisi lanjut maupun yang sedang megalami proses dekomposisi. secara substansi bahan organik tersusun dari bahan humus dan non humus (Bohn et al., 1979).

Berdasarkan definisi wikipedia.com, tanah tersusun dari mineral dan bahan organik. Mineral, terbentuk oleh senyawa kimia secara alami untuk membentuk tanah dan bahan organik itu terbentuk karena tanah itu sendiri. Saat ini apakah kalian sudah melihat ada sebuah keistimewaan ‘tanah’?

Tanah menjadi sebuah unsur kehidupan yang sangat amat lengkap. Bila kita telaah dari sebuah pembentukan alaminya, udara tidak dapat terbentuk karena tanah. air tidak dapat terbentuk karena tanah. Dan Api juga tidak dapat terbentuk karena tanah. Tetapi tanah terbentuk karena adanya udara-air-api. Tidak ada tanah di dalam udara tapi udara ada di dalam tanah, ada tanah di dalam air tetapi apakah air dalam tanah menjadi sebuah kesatuan bentuk unsur baru?, ada api dalam tanah tetapi tidak ada tanah dalam api. Aku tidak ingin berbicara secara ilmiah tentang tanah karena memang aku bukan orang yang mempelajari itu.

Lalu,

***

Aku ingin mengatakan yang sebenarnya bahwa manusia adalah mahkluk yang amat sempurna. Sebelumnya aku berfikir bahwa manusia bisa dikatakan sempurna karena memiliki hati. Alhamdulillah aku menemukan yang lain, bisa dibilang yang aku temukan adalah kesempurnaan dari perspektif penciptaan-Nya.

Manusia tercipta dari tanah. Allah sudah memastikan itu melalui ayat Al-Qur’an pada surat Al-Hijr dan As-Sajadah. Untuk kalian yang sedang membaca tulisan ini, bolehkah aku melontarkan pertanyaan lagi seperti.. ‘Mengapa Allah menciptakan kita dari ‘tanah’, mengapa tidak dari unsur dasar kehidupan yang lain?

Seperti yang sudah saya tulis di atas, bahwa Tanah merupakan unsur terlengkap yang ada di alam. Allah menciptakan manusia dari tanah menjadikan manusia adalah ciptaan yang paling sempurna atas ciptaan lainnya. Manusia menjadi mempunyai empat variabel alam dalam setiap individu. Variabel alam tersebut menjadikan manusia mempunyai karakter dan sifat.

Tidak ada ciptaan yang sempurna selain manusia. Jin hanya terbuat dari api, malaikat terbuat dari cahaya.

lalu

Allah menjadikan manusia pemimpin dimuka bumi. Allah menitipkan bumi kepada manusia dan bahkan ciptaan lain mempertanyakannya. Manusia adalah makhluk yang sempurna. Sesungguhnya secara kiasan, bila manusia tercipta dari tanah dan tanah merupakan unsur alam yang mendasari bumi maka Allah merangkum seluas bumi ini menjadi seonggok manusia yang kecil. Bila ada kerusakan pada muka bumi berarti manusia saat itu pula mempunyai sifat yang rusak.

***

Bukankah manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan? bukankah itu menandakan manusia tidak ada yang sempurna.

Dengan pertanyaan seperti itu bukankah kalian sudah menghina ciptaanNya? meragukan sebuah penciptaan yang sempurna. Ingatlah, manusia masih memiliki hati dan akal. Gunakanlah.

Putarlah sedikit akalmu mengenai kekurangan dan kelebihan. Bahwa Allah sayang terhadap umatnya, agar manusia tidak melampaui kesombongan dan membuat kerusakan. Kekurangan dan kelebihan adalah poin terbaik yang dimiliki manusia. Kelebihan menjadi sebuah alat untuk kita bisa melakukan ibadah seperti bekerja, berbagi, membantu. Kekurangan dijadikan sebagai alat bertahan dan batasan diri atas sesuatu yang mampu mendatangkan keburukan bagi manusia.

Atas kesempurnaan itu, Rasul mengatakan manusia yang terbaik adalah yang bermanfaat bagi sesama. Fokuslah terhadap ibadah yang mampu mendatangkan hal baik. Sambung dengan rasa syukur setiap harinya. Jangan menjadi menusia yang kekinian, bahwa kekinian adalah mereka yang kehilangan rasa syukur atas ciptaanNya dan panutan yang layak seperti Rasul-Nya.

Iklan

212 The Power of Love: Wujud Cinta dan Harapan Yang Nyata

Review Film 212 The Power of Love

(Spoiler Alert !!!) (Review ini tidak akan memberikan anda sebuah penilaian atau rating untuk sebuah film, tapi di sini saya mengkritisi, menganalisis, dan berargumen. Saya hanya memastikan bahwa Film ini mempunyai sebuah unsur lebih yang sudah seharusnya terjadi) (Saya hanya mengajak teman-teman pembaca untuk berfikir lebih dalam dari apa yang terlihat pada film, tentunya sesuai dengan analisis saya).

Rabu, 9 Mei 2018 film berjudulkan 212 The Power of Love yang disutradarai oleh Jastis Arimba dan diproduksi oleh Warna picture rilis di bioskop Tanah Air. Film yang mempunyai cerita berlatar belakang dan terinspirasi based on true event, peristiwa Aksi Damai 212 di jantung Ibu Kota Indonesia. Bercerita tentang seorang jurnalistik hebat bernama Rahmat yang merupakan salah satu lulusan terbaik Harvard University dan bekerja pada majalah Republik. Rahmat bersosok sinis dan dingin yang hanya memiliki sedikit teman. Rahmat mempunyai latar belakang keluarga dan lingkungan kampung halaman nya di Ciamis yang sangat islami. Rahmat merupakan pribadi yang mempunyai ideologi sendiri sehingga membuat sebuah kesenjangan dan permasalahan terhadap keluarganya sendiri.

 

Rahmat tinggal di Ibu Kota dan bekerja di majalah Republik, ketika sedang bertugas mencari sebuah data dan informasi mengenai aksi 411 tiba – tiba Rahmat mendapatkan sebuah telfon dari kampung halaman bahwa Umi nya telah meninggal dunia. Mendengar hal tersebut Rahmat langsung pulang menuju Ciamis bersama temannya Adhin tempat dimana ia dilahirkan. Rahmat di Ciamis akhirnya bertemu dengan Abah nya dan ternyata ada kesenjangan hubungan pada Rahmat dan Abah. Abah di Ciamis merupakan tokoh masyarakat yang terpandang di Ciamis. Abah ingin ikut pergi ke Jakarta melakukan longmarch bersama para jamaahnya untuk berpartisipasi pada aksi 212, mendengar hal itu Rahmat sangat tidak setuju karena menurut Rahmat aksi itu akan menjadi sebuah aksi anarkis. Di kampung halamannya, Rahmat juga bertemu dengan teman kecilnya, Yasna dan adiknya Abror. Rahmat tidak hanya mempunyai sebuah masalah dengan Abah nya saja melainkan terhadap Abror juga, adik dari Yasna. Pergejolakan batin, mental, dan pemikiran ideologi yang sering terjadi pada dialog Abah-Rahmat-Abror.

 

Aksi longmarch menuju aksi 212 tetap terlaksana yang semakin membuat Rahmat berkeluh kesah. Namun Rahmat yang tidak mampu untuk berbuat banyak terhadap Abahnya terpaksa untuk ikut dikarenakan mengingat Abahnya yang sudah sakit-sakitan. Aksi longmarch berjalan dengan baik dan damai hingga tiba di Jakarta. Rahmat mendapatkan sebuah kabar bahwa aksi 212 ini akan berujung pada makar karena dimanfaatkan oleh oknum politik. Kerabat kerja Rahmat di majalah Republik juga ditugaskan untuk meliput aksi 212 ini. Ternyata aksi 212 di Monas ini berjalan sangatlah damai dan aman untuk siapapun yang berada di Monas. Rahmat akhirnya membawa pulang Abah ke Ciamis setelah solat zuhur bersama – sama. Rahmat menutup perjalanan nya dengan memantapkan sebuah ideologi yang dia miliki setelah aksi damai 212.

 

Pada hari pertama perilisan film 212 ini saya langsung menonton film nya di bioskop daerah Surakarta. Jujur sekali saya merupakan pribadi yang sangat menanti-nanti film ini, karena ingin merefleksikan diri saya dengan aksi 212 yang dihadirkan pada film. Kebetulan pula saya dulu tidak bisa hadir secara langsung ke Monas. Maka dari itu, saya berfikir ini adalah hal sangat baik untuk saya pribadi. Namun saya tidak bisa melupakan bahwasanya yang akan saya tonton adalah film. Saya berfikir bahwa saya tidak boleh menonton karena true event saja, saya menginginkan hal yang lain dan lebih dalam dari sebuah film. Ibarat kata saya mempunyai ekspektasi lebih terhadap karya dari Jastis Arimba. Terlebih ini adalah film yang mungkin akan fenomenal.

Saya sempat mengajak beberapa teman saya yang saya pikir bisa untuk menonton sebagai kegiatan merefleksikan diri, namun setelah mengetahui bahwa film yang akan ditonton adalah film 212 The Power of Love mereka sentak beberapa menolaknya karena dengan alasan yang konyol seperti bakal jelek, politik, dan bahkan tidak penting. Alasan itu menjadikan saya untuk berdiskusi lebih panjang kala nongkrong bareng. Saya mewajarkan saja bahwa banyak orang yang berpendapat seperti itu, toh mereka kurang menguasai ilmunya dan tidak mengetahui apa yang dimaksud, dan niat saya hanya mengajak.

Mungkin sebelum saya memasuki sebuah ranah analisis filmnya, saya mengingatkan sekali lagi bahwa disini tidak akan melakukan penilaian. Film berdasarkan true event sulit untuk diberikan sebuah penilaian yang objektif. Saya ingin mengawalinya dengan berkomentar. Komentar yang akan saya buat berdasarkan kekuatan dan kelemahan dalam film 212 The Power of Love.

KELEMAHAN

Acting Pada Babak Pengenalan

Dalam film tentunya ada sebuah pembabakan yang digunakan untuk penuturan cerita. Film 212 yang disutradarai Jastis Arimba ini mempunyai kejanggalan dan kelemahan pada acting pemainnya di babak pengenalan. Saya tidak tau menau mengenai hal ini tentunya secara script ataupun teknis. Saya melihat sebuah ketidakmatangan pengadeganan pada babak pengenalan ini. Semua sangat terasa tidak natural bahkan Rahmat sekalipun. Seperti ada sebuah keterpaksaan acting. Saya sendiri kaget dengan pengadeganan ini, secara rasa itu sangat tidak enak untuk dinikmati.

Sound Design

Saya sangat terganggu dengan sound design pada film ini. Jujur dari lubuk hati yang paling dalam sangat tidak bisa dinikmati semua ilustrasi musik yang dimainkan. Setiap musik bertabrakan, tidak ada permainan dinamisnya. Sama seperti acting pada babak pengenalan, seperti dipaksakan.

Naskah

Kelemahan yang ini saya hanya berasumsi saja bahwa penulisan naskah pada awal-awal film seperti terpaksa harus jadi sesuai waktu yang ditentukan. Atau proses kreatif yang dilakukan tidak maksimal dan kebingungan untuk melakukan proses kreatif selanjutnya.

KELEBIHAN

True Event

Tidak bisa dipungkiri bahwa film yang ceritanya terinspirasi dari true event akan mempunyai sebuah pro kontra yang besar. Film akan sangat diminati untuk ditonton oleh kalangan yang mengetahui seluk beluk dari event tersebut. Film 212 The Power of Love sempat digadang – gadang menjadi sebuah film yang akan mencetak sejarah pada industri film Indonesia. Diperkirakan akan mencapai angka penonton hingga 7 juta lebih. Dilogika kan saja bahwa simpatisan yang hadir pada peristiwa 212 di Jakarta itu mencapai angka 7 juta. Terlebih dalam film ini sangat jelas apa yang sedang dibela.

Pemilihan Aktor

Pemilihan aktor film 212 ini sangat tepat sekali sesuai dengan kebutuhan cerita. Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadila sangat membuat saya mengingat beberapa teman saya yang mempunyai ideologi yang sama. Mereka begitu keras dalam mengkritik, tidak punya teman (baik), sinis dalam pandangan, bahkan sulit untuk melakukan diskusi. Apa yang Rahmat sudah jadikan sebuah pemikiran itu akan sangat dia bela. Adhin yang diperankan oleh Adhin Abdul Hakim yang mampu memerankan humoris-ngece-sok tau cukup cocok dengan logat yang dimiliki dan mampu membuat saya kesal sepanjang film. Saya sedikit melihat sebuah cerminan kondisi orang-orang muslim yang saat ini seperti Adhin, menarik. Abah atau Ki Zainal yang diperankan oleh Humaidi Abas ini sangat membuat saya mengingat Abi saya sendiri, keras kepala yang positif. Saya sangat menikmati sebuah permainan aktor pada setiap karakter yang dia bawakan.

Yasna dan Abror

Yap, Yasna dan Abror, Mengapa Yasna? Mengapa Abror?
Saya harap teman-teman pembaca tidak menitik beratkan pada aktor dan aktris yang memainkan karakter Yasna dan Abror. Iya, saya tau, Meyda Safira sangat subhanallah dan Hamas Syahid gantengnya ngalahin gue. Secara pemilihan aktor dan aktris mereka cukup mampu memerankannya. Namun yang saya tuju bukanlah bagaimana mereka mampu memerankan itu, melainkan saya melihat sebuah harapan pada karakter Yasna dan Abror dalam film ini. Saya sangat menyukai bahwa Yasna dalam film sangat merepresentasikan sebagaimana-seharusnya-sewajarnya-sewajibnya seorang wanita mempunyai sifat dan karakter seperti itu. Dan Abror juga merepresentasikan sebuah semangat juang pemuda sebagai Lelaki yang jihad fisabilillah dan sudah sepatutnya setiap lelaki muslim melakukan hal itu.

Islam

Poin ini sangatlah subjektif.

Film ini banyak sekali memberikan kita sebagai muslim sebuah pesan dan amanat director statement melalui dialog-dialog yang ada. Saya seperti diingatkan kembali bahwasanya Islam itu seperti apa dan seharusnya seperti apa. Mungkin pada poin ini saya tidak ingin berkata banyak, bila kalian muslim cobalah untuk merefleksikan diri terhadap film ini, bila non-muslim dan merasa tidak perlu silahkan tinggalkan.

 

Saya harap teman-teman pembaca artikel ini tidak mempermasalahkan bahwa saya me-review bukan untuk menilai ceritanya bagus atau tidak, menginspirasi atau tidak, layak tonton atau tidak. Saya pikir poin itu sudah tidak penting lagi dalam film ini. Saya hanya ingin mencoba menafsirkan kembali dan mungkin bisa mengetahui lebih dalam apa yang ada dalam film ini untuk teman-teman.

 

Saya berpikir ketika hendak menonton film ini dan memastikan bahwa saya adalah orang yang sedang netral dalam berfikir. Bukan dengan alasan bahwa ini film Islam harus saya tonton, atau saya alumni 212 saya harus nonton, atau karena dibayarin jadi nonton aja deh. Saya ingin menikmati karya seni saja sehingga saya bisa melihat banyak hal yang tidak terbatas. Alhamdulillah saya bisa tepat waktu untuk datang ke bioskop. Tentunya hal itu memberikan saya kesempatan untuk bersantai terlebih dahulu dan melihat penonton yang seperti apa yang menonton film ini. Dan ya, dengan mudah saya mengidentifikasi siapa penonton yang sedang duduk bersama saya.

 

Ketika itu saya mempunyai sebuah harapan dan ekspektasi walaupun saya sudah memastikan bahwa saya netral dalam menanggapi film ini. Sedikit memperkirakan sebelum film dimulai, kira-kira penonton film ini akan dibawa kemana oleh Jastis Arimba, lalu bagaimana dengan gayanya, lalu saya sangat tidak menginginkan bahwa film ini akan secara gamblang apa itu 212 dan sebagainya. Dan film segera dimulai.

 

Pada awalnya saya beranggapan bahwa film ini akan menjadi film yang bergaya komersil karena memang ditujukan untuk semua orang. Hal itu saya asumsikan hingga akhir film ini. Terasa jelas bahwa film ini akan bergaya komersil dari pengenalan. Dramatisasi hanya menggunakan sebuah ilustrasi musik, tidak ada penekanan dari elemen lain. Namun asumsi saya pecah ketika ada sebuah adegan yang menggunakan ayat suci Al Qur’an digunakan untuk meningkatkan dramatisasi film. Seketika saya ter-enyuh, dan dari situ pula saya mulai mengharapkan hal yang lebih. Ternyata pada film ini Jastis Arimba bercerita sangat santai dan rapih secara penulisan. Merasakan sebuah tempo dialog, adu karakter dan statement-statement yang saya nantikan. Melalui Rahmat dan kisahnya, penonton diajak untuk bercermin kembali bahwa siapa kita? Apakah kita sudah benar melaksanakan kewajiban seorang muslim. ‘Munafik’ menjadi sebuah kata kunci yang sangat menarik pada film ini. Sebenarnya siapa yang munafik, bagaimana bentuk munafik itu, apakah seperti Rahmat?. Pada dasarnya Rahmat hanya tidak tau.

 

Sewajarnya apa yang tampak pada film itu akan menjadi sebuah poin yang nantinya akan menghasilkan sebuah kesimpulan. Ya.., dari awal film hingga pertengahan saya masih bertanya – Tanya sebenarnya apa yang lebih. Saya tidak merasakan The Power of Love itu sendiri. Lalu apa? Adegan Rahmat menagisi uminya, lalu Adhin yang menyukai Yasna, lalu hubungan Abah dan Rahmat sangat tidak menjawab apa itu The Power of Love. Hingga berada pada sebuah adegan longmarch yang tiba di sebuah pesantren. Adegan bagaimana seorang Rahmat yang menolong Abahnya terjatuh di kamar mandi menjadi sebuah pemecah pertanyaan saya. Lalu dilanjutkan dengan dialog bersama Adhin. Dan pertanyaan-pertanyaan awal saya bermuara pada pertanyaan, Mengapa Jastis Arimba memilih seorang Jurnalistik sebagai penggerak film.

 

Pertanyaan itu menghancurkan fokus saya terhadap cerita. Saya melihat sebuah kritikan di dalam film, bahwa dunia jurnalistik adalah dunia yang penuh dengan tipu daya. Jurnalistik merupakan pekerjaan yang seharusnya tidak mempunyai keberpihakan terhadap isu maupun politik. Tetapi pada kenyataanya, dunia jurnalistik saat ini sangat ternodai. Siapa yang mampu membayar dengan harga tinggi dia yang akan mendapatkannya. Jurnalisitik dalam realita saat ini mempunyai peran yang sangat-amat besar dampaknya. Bagaimana media mampu menggiring sebuah masyarakat untuk bertingkah laku. Dalam film ini Rahmat sebagai jurnalis hebat merepresentasikan benar bagaimana kondisi dunia jurnalis dan media massa. Majalah republik mempunyai sebuah kepentingan dan Rahmat tidak peduli akan kepentingan itu bahwa apa yang dianggapnya benar maka benarlah.

 

Tidak hanya berhenti pada sebuah kritikan mengenai jurnalistik, Jastis Arimba juga memainkan semiotika pada film ini. Sepanjang film Rahmat akan menggunakan kaos berwarna hitam ketika dia mempunyai sebuah gejolak pemikiran terhadap siapapun. Warna hitam ini menjadi sebuah perkataan bahwa Rahmat berada dalam sebuah pemikiran yang salah. Pada aspek pengadeganan, Rahmat sebenarnya mempunyai sebuah rasa takut yang amat besar. Terlihat ketika Rahmat tidak mampu melihat lawan bicaranya seperti Abah dan Abror, Rahmat terlihat sedikit memundurkan kepala. Warna hitam pada kaos Rahmat akan selalu muncul, dan selesai ketika Rahmat mengungkapkan terhadap Abahnya bahwa dia tidak ingin hidup dalam penyesalan lagi. Hingga Rahmat membawa Abah pulang ke Ciamis dan Rahmat menggunakan kaos berwarna putih, menandakan bahwa Rahmat sudah menentukan ideologi seperti apa yang seharusnya ia gunakan.

 

Rahmat pada film ini menjadi sebuah poin yang sangat kuat. Bagaimana jurnalistik seharusnya ada. Bagaimana seorang lelaki yang harus mempunyai pemikiran dan tingkah laku yang benar. Bagaimana orang muslim seharusnya ada. Sungguh poin jurnalistik dan Rahmat mempunyai pesan yang sangat besar. Rahmat yang mempunyai sebuah pemikiran besar, keras kepala, apa yang dianggap benar maka benar, membela hingga titik darah penghabisan. Rahmat mempunyai sebuah kekuatan dalam media. Mempunyai kemampuan dalam menulis yang mampu membuat sebuah kebaikan bagi umat. Dan Rahmat sebenarnya adalah seorang muslim.

 

Rahmat merupakan bentuk nyata dari sebuah harapan islam saat ini. Dan Abah merupakan bentuk nyata dari sebuah cinta, cinta terhadap ummat. Kondisi umat islam saat ini sangat memprihatinkan. Umat islam tidak memiliki pasar yang jelas. Membuat generasinya kebingungan. Realita saat ini mengharuskan kita untuk mengetahui media internet, sedangkan media dipegang oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Mungkin saya akan mengatakan hal yang kasar. Bahwa kondisi islam saat ini sudah tidak membutuhkan sekedar pendakwah, melainkan pendakwah yang mampu memegang sebuah media. Sebagai mestinya dalam film 212 The Power of Love, “Tidak harus menjadi ustad untuk berdakwah, sebagai jurnalis yang menulis dengan baik dan benar itu juga berdakwah”. Rahmat, mungkin itulah kenapa pemeran utama dari film ini bernama Rahmat.

 

Btw, gue penasaran bang Jastis kalo baca ini. Singkatan GNN apa ya? 🙂

 

Sekian.

Aku ingin Bercerita

Aku ingin menceritakan suatu hal yang melekat pada pikiran ini. Aku menjadi mudah untuk melupakannya, lupa untuk menuliskannya. Aku sangat ingin menuangkan sebuah rasa, rasa yang aku pelihara selama ini. Pikiran ini berubah menjadi sebuah kerak yang menebal setiap harinya. Aku pikir, aku ini baik-baik saja. Ternyata pikiranku hanya pikiran yang bisa menua, dia tak mampu untuk membawa tubuh ini, dia renta saat ini.

Aku ingin menuangkan semuanya, seperti tangis yang tak henti ketika hati tersentuh. Ya, aku ingat dengan tangis, sebuah tangisan.

Aku tak mau menyebutkan pikiran ini dengan sebutan penyesalan, melainkan sebuah kebodohan. Kebodohan yang pernah ada. Kasihan dia, menanggung semua pikiranku hingga menjadi kerak.

Rasa,…

Rasa,…

Rasa,…

Aku buka kepalaku sendiri!, aku hancurkan!, aku lepas!, terlihat otakku sedang berdenyut seraya berkata,

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

maaf…,

Aku seorang lelaki, pria, laki-laki, jantan. Tangisku tak diharapkan sedikitpun. Gelagap.

Bagaimana dengan tubuhku.

Hai.,

Ingin aku bawa kemana kamu.

Merinding rasanya, merinding.., ketika mendengar percakapan nyinyir antara akal dan raga. “jiwanya sedang tidak beres”. Sudah lama ingin aku tumpahkan semuanya, wahai akal dan raga. Sudah lama!

Aku dan jiwa sudah merasakan begitu besarnya guncangan dari bentuk raga. Sudah sejak lama. Aku tidak tau harus bagaimana berbicara dengan raga. Bagian mana yang harus aku buka. Tidak seperti akal pikiran.

Aku tak tau apa yang mengunci di dalam jeruji untuk, raga. Tolong,…

.

.

.

.

.

.

Jiwa?

Aku sendiri tidak tau bentuk jiwaku seperti apa.

Aku ingin bercerita, hingga akal dan raga yang menangis, hingga mereka bebas. Lalu menjemput jiwa yang berada di sudut ruang bernama hati.

WHY SHOULD ROG? (Author Speak Up) – ROG Talks

ROG boom

Speak Up – Kenapa Harus ROG ? – Watzaaaap, Akhir sampe di artikel terakhir untuk ROG Talks. Sebenernya gua mikir juga sih kok Cuma Kenapa Harus ROG ? bisa jadi kompleks begini (haha). Tapi menurut ini sebuah keseriusan gua untuk ngebahas hal ini. Disini gua gak bakal bahas lagi apa itu ASUS ROG G752VS yang spec dan fitur super itu (fitur (OVERCLOCKED up to 4GHz (Powered by Processor Intel iCore 7 – 6820HK 6th Generation Skylake, Virtual Reality READY, Display 17 Inch 4K Ultra HD with G-SYNC dsb) tapi gua bakal lebih ke sebuah alasan dengan dijawab menggunakan kata KARENA. Kalo ditanya kenapa kan jawabnya pake KARENA haha. Sebuah alasan untuk Kenapa Harus ROG. Let’s do it.

Pertama gua mau kasih tau kalian sedikit tentang awal mulanya Republic of Gamers.

Setelah bertahun-tahun sejak berdirinya, ASUS bertujuan untuk menempatkan penekanan yang lebih besar pada PC Gaming. Proses ini menghasilkan atas pendirian Republic of Gamers pada tahun 2006, dibentuk untuk tujuan utama, yaitu memberikan Perangkat keras yang paling hardcore dan inovatif untuk gamer benar-benar berdedikasi.

Sejak itu, upaya dari tim Republic of Gamers telah menghasilkan aliran konstan teknologi PC game yang telah menjadi legendaris di kalangan para penggemar karena performanya. Republic of Gamers lebih dari sekadar Perangkat keras, kita mengambil bagian aktif dalam komunitas game global, membantu mengembangkan industri game dengan mensponsori acara-acara seperti QuakeCon, BlizzCon dan DreamHack. Media di seluruh dunia telah mengakui Republic of Gamers sebagai pemimpin dalam game PC, dengan banyaknya dari produk kami yang telah memenangkan penghargaan dan mendapatkan umpan balik yang sangat positif dari pro hardware. [2] Dengan respon yang besar dari gamer dan industri, Republic of Gamers memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan untuk tetap bekerja karena teknologi dizaman sekarang ini – teknologi yang tidak pernah tidur, dan tak berhenti menghasilkan karya baru.(Wikipedia)

Lalu kenapa harus ROG?

Oke gua akan jawab. (Alasan Semakin Mengerucut)

  1. Memang ASUS ROG G752VS ini sangat memberikan sebuah fitur dengan spec yang fantastis tapi ini bukan sebuah alasan utama kenapa harus ROG. Seperti yang sudah gua bilang di artikel sebelumnya alasan masih terlalu klise.
  2. ROG ini mempunyai sebuah misi membawa gaming dan overcloacking perangkat keras khususnya untuk gamer dan overclocker di seluruh dunia. Ini menandakan bahwa ROG ini sangat berdedikasi tinggi untuk terus berinovasi teknologi, desain, pengembangan overclocking dalam konteks gaming.
  3. ROG sudah diakui seluruh dunia menjadi salah satu brand Laptop Gaming terbaik selama 8 tahun berturut – turut. Sudah banyak PRO Gamer mengatakan ASUS ROG adalah terbaik. Jadi buat kalian yang bingung dengan Laptop Gaming yang mana harus dipilih, jawabannya adalah ROG karena kalian tidak akan dikecewakan sedikitpun.
  4. ROG juga sudah memenangkan 6.617 penghargaan sejak 2006, angka penghargaan yang sangat fantastis. Masih gak tau kenapa harus ROG sampe sini? OKE GUA LANJUTIN !
  5. ROG ini didesain dengan Pro Gamers karena untuk memastikan semua kebutuhan para gamers terutama yang Pro Gamers. Pihak ROG pun adalah para gamers yang terus berinovasi untuk mengembangkan teknologinya. Lagi – lagi mereka menunjukkan profesionalitasnya.
  6. Dan yang terakhir buat gua adalah, mari perhatikan singkatan dari ROG. Republic of Gamers, yup REPUBLIC gua ulangi REPUBLIC. Gua analogikan ibarat sebuah negara Indonesia yang notabennya juga adalah negara Republik. Bayangin Republic of Gamers sangat eksklusifnya mereka. Ya… mereka adalah orang – orang pilihan yang bisa masuk ke dalam ROG. ROG mempunyai teknologi hardware yang terbaik maka dari itu mereka menyambut para GAMERS TERBAIK PULA. Dengan kata lain KENAPA HARUS ROG? Karena Gamers terbaik ada di REPUBLIC OF GAMERS. Karena gua adalah seorang gamers (walaupun belum pro tapi gua terus berlatih, tapi butuh equip macam ASUS ROG hahaha) gua menjawab Kenapa Harus ROG. Gua menjawab dengan kesadaran gua sendiri, karena ROG adalah sekte elite dari dunia gaming. Bukan karena gua Cuma pengen – pengen aja tapi gua punya PASSION didalamnya. ROG !

Masih gak tau Kenapa Harus ROG? Atau sudah jelas?

Sampai jumpa untuk artikel dengan tema lain.

Iam Faiz Brilian, Be Elite One. Speak Up – Kenapa Harus ROG ?

ROG? For What? – ROG Talks

ROG boom

Speak Up – Kenapa Harus ROG ? – Hello SUper, artikel ini melanjutkan ROG Talks dari yang sudah gua tulis sebelumnya tentang Specification and Features dari ASUS ROG G752VS. Artikel ini gua tujukan untuk kalian yang gak ngerti, bingung, gak tau kenapa harus ROG. Siapa yang gak mau punya Laptop Gaming terbaik sedunia itu, tapi gua disini mau mengajak kalian untuk apasih ngehabisin uang sebanyak kurang lebih 60jt hanya dapet Laptop. Gak cuma pengen – pengen aja tapi kalau kalian tidak membutuhkan benda ini ya buat apa. Jadi gua disini mau Speak Up tentang Kenapa Harus ROG? dan sedikit mengarahkan untuk lebih realistis para SUper. Let’s Do It.

 

Hal yang harus diperhatikan dalam menalaah kalimat Kenapa Harus ROG? Adalah kebutuhan kalian sendiri. Kalau dipikir – pikir siapa yang ngeharusin buat milih ROG? Untungnya apa? buang – buang uang 60jt, kecuali kalo emang banyak duit warisan atau punya bisnis dengan hasil sehari 100jt itu gak masalah haha. nah sekarang kalian mikir? Hmm… mungkin sekarang berfikir bahwa kalimat itu salah, enggak juga.

Lalu?

Bingung?

Hehe

Ok, next

Yang pertama ingin gua bahas itu adalah Specification and Features dari ASUS ROG G752VS diaplikasikan kedalam hal apa. Bayangkan spec dan fitur (OVERCLOCKED up to 4GHz (Powered by Processor Intel iCore 7 – 6820HK 6th Generation Skylake, Virtual Reality READY, Display 17 Inch 4K Ultra HD with G-SYNC) se-kelas ASUS ROG G752VS cuma dipake buat ngetik skripsi, atau bikin slide presentation, main game house dsb. Apakah hal seperti itu sayang banget kan.

Tapi gua mau Speak Up spec dan fitur dari ASUS ROG G752VS itu lebih baik digunakan untuk apa. GO !

  1. Desainer, Editor, Streamer Game, Animator

Yup, mungkin sudah mengetahui bahwa Chandra Liow adalah pengguna ROG yang dimana dia adalah seorang yang bergelut di dunia multimedia (gua tau ini karena dia ngomong di vlognya). ROG nya digunain untuk bikin video gaming dengan merekam apa yang sedang dimainkan untuk konten youtubenya lalu dia mengedit videonya menggunakan ROGnya.

Kenapa gua pilih Desainer, Editor dsb? Untuk desainer sendiri tidak terlalu membutuhkan fitur yang sudah gua sebutin sebelumnya tapi terkadang membutuhkan spec yang tinggi atau seperti ROG G752VS. Agar karyanya bisa berkualitas tinggi. Editor? Yap gua sebagai editor yang amateur pun mengalami kesulitan untuk preview karena terkadang preview yang tidak didukung oleh hardware yang cukup sangat menyebalkan, lalu ROG G752VS ini mempunyai fitur multitasking yang cepat sehingga memudahkan editor bekerja. Selain itu proses editing bisa lancar tanpa ada LAG sedikitpun karena Spec dari ROG G752VS ini spec monster !. Begitu pula dengan animator dan streamer Game yang didukung oleh Spec dan fitur yang memumpuni. Pekerjaannya semakin mudah jadi tidak sia – sia mempunya Laptop se-kelas ASUS ROG G752VS.

  1. Gamer Professional

Ini merupakan poin utama dari diciptakannya Republic of Gamers (ROG). Saat ini gamer pro sudah bisa dijadikan profesi untuk karir beberapa tahun yang dimana biasa disebut dengan Atlet E-Sports. Gua pribadi sedikit tau gamer pro yang di endorse oleh ASUS ROG yaitu Grubby dan Zerg King-Sen. Kalau kalian seorang Gamer Professional sangat dianjurkan untuk mempunyai ASUS ROG G752VS untuk kenyamanan dalam simplenya ya.. berlatih. Spec dan fitur dari ASUS ROG G752VS ini sangat mendukung untuk mereka yang membutuhkan sebuah ketelitian dalam gamenya, terhindar dari LAG, dan yang terpenting ASUS ROG G752VS bisa bertahan lama hingga berjam – jam.


Dua poin diatas adalah bentukan hasil gua brainstorming dengan menelaah kalimat Kenapa Harus ROG?. Mungkin ada yang kurang mengerti dengan artikel ini tapi semoga saja kalian mengerti haha. Alasan untuk memilih ROG tidak lah dari Spec dan Fiturnya menurut gua karena buat gua hal itu masih terlalu rancu karena Laptop Gaming itu enggak Cuma ada ASUS ROG (Perlu dicerna bahwa disini konteksnya ada ROG nya bukan ASUS ROG G752VS) tapi masih banyak lagi competitor seperti Alienwere, MSI, dsb. Apalagi kalian dengan 60jt bisa merakit personal computer sesuai kebutuhan dan menurut gua itu lebih efektif dibanding memilih ASUS ROG G752VS.

Gua Miftah Faiz Brilian sebagai author dari Speak Up mau berbicara kenapa gua pribadi dan kalian harus memilih ROG. Yap artikel selanjutnya akan ngebahas poin utama dan intim dari Kenapa Harus ROG? atau sebuah simpulan dari ROG Talks di Speak UpBe Elite One .

Specification and Features – ROG Talk’s

Speak Up – Kenapa Harus ROG ? – Alright, halo pembaca Speak Up gua Miftah Faiz Brilian sebagai author dari Speak Up blog akan mengulas ROG atau singkatan dari Republic of Gamers. Gua akan membawa kalian kenapa kalian harus memilih ROG dan artikel ini gak hanya dari satu sudut pandang juga tidak hanya satu artikel melainkan akan ada keberlanjutan. FYI, gua membuat artikel ini untuk mengikuti sebuah rangkaian acara Giveaway produk dari ASUS ROG melalui Youtuber terkenal yaitu Chandra Liow. Tapi bukan itu alasan utama gua untuk berbagi dengan kalian melainkan gua mempunyai sebuah passion untuk hal ini. Let’s do it !

ROG

ASUS ROG G75VS – WORLD DOMINATION.EVOLVED – merupakan Laptop Gaming Series keluaran terbaru ASUS yang ditujukan untuk para gamers yang ingin menikmati fitur – fitur yang diimpikan setiapnya. Laptop Gaming yang satu ini bisa menjawab semua mimpi itu sesuai dengan tujuan dari pengembang Republik of Gamers. Untuk itu gua mau mengajak kalian melihat terlebih dahulu spesifikasi dari Laptop yang diidam – idamkan ini. Lalu setelah itu baru kita simak apasih fitur – fitur yang ada di ASUS ROG G752VS.


SPECIFICATION

Prosesor

Intel® Core™ i7 6820HK Processor
Intel® Core™ i7 6700HQ Processor

Sistem Operasi

Windows 10 Home

Chipset

Intel® CM236 Express Chipset

Memori

DDR4 2400MHz SDRAM, up to 64 GB SDRAM

Display

17.3″ (16:9) LED backlit UHD (3840×2160) Anti-Glare 60Hz Panel with 100% Adobe with IPS
with G-Sync
17.3″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 120Hz Panel with 72% NTSC with IPS
with G-Sync

Grafis

NVIDIA GeForce GTX 1070 , with GDDR5 8GB VRAM

Storage

Hard Drives:
1TB 7200RPM SATA HDD
Solid State Drives:
256GB/512GB PCIE Gen3X4 SSD (RAID0)

Drive Optik

Super-Multi DVD

Keyboard

Illuminated Chiclet Keyboard

Card Reader

Multi-format card reader (SD/MMC)

WebCam

HD Web Camera

Networking

Integrated 802.11 AC
Bluetooth
Built-in Bluetooth V4.1

Interface

Headphone / surround out
1 x Microphone-in jack
1 x Headphone-out jack (SPDIF)
1 x USB 3.1 TYPE C port(s)
1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert
1 x HDMI
1 x mini Display Port
1 x SD card reader

Audio

Built-in Stereo 2 W Speakers And Digital Array Microphone

Baterai

8 Cells 90 Whrs Battery

Adaptor Daya

Plug Type :ø7.4 (mm)
Output :
19.5 V DC, 11.8 A, 230 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
3/ 2 pin compact power supply system

Dimensi

42.8 x 33.4 x 5.3 cm (WxDxH)

Berat

4.4 kg with Battery

Sekuritas

Kensington lock

Jaminan

2 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap Negara. (Dikutip dari halaman website resmi ASUS ROG G752VS).

Untuk kalian yang kurang mengerti keunggulan dari tiap – tiap hardware dan software yang menjadi spesifikasi dari ASUS ROG G752VS akan gua jelasin secara singkat, terutama untuk hardwarenya karena kalau software tidak terlalu terlihat perbandingan yang signifikan dan untuk orang awam (FYI, gua awam untuk up to date tentang teknologi komputerisasi) software tidak terlalu bermasalah.

  1. PROCESSOR

Intel® Core™ i7 6820HK Processor Intel® Core™ i7 6700HQ Processor. Jujur gua kurang paham ini processor yang kayak gimana tapi sesuai yang gua tangkep dari setiap bacaan PROCESSOR ini sangat canggih dimana ini adalah Intel® Skylake-K Unlocked Core™ i7 generasi ke 6 yang membuat kinerja dari ASUS ROG G752VS ini semakin tidak tertandingi. Memberikan sebuah pengalaman Gaming yang tak terlupakan, CEPAT – HIBURAN MANTAB – PRAKTIS.

  1. GRAFIS

NVIDIA GeForce GTX 1070 , with GDDR5 8GB VRAM. Kalau yang satu ini… gua juga gak tau ini bentukannya dan macamnya kyk gimana (hehehe), tapi kalau dari kacamata orang awam ni VGA Card spesial banget dimana GDDR5 8GB. Pokoknya mantab dah grafisnya, untuk fitur yang disediakan gua jelasin dibawah nanti ye.

  1. OTHER

Kalau other ini maksudnya untuk baterai, webcam, harddisk dsb ini sudah disebutkan spesifikasinya dengan angka jadi sudah bisa dibayangkan gimana supernya Laptop Gaming yang satu ini. Gua misalkan dari USBnya aja itu sudah USB Type C Intel Thunderbolt yang mentransfer data super ngebut. Yang paling indah untuk para pengguna ROG yaitu ketulusan dari pengembang ASUS ROG memberikan jaminan garansi hingga 2 tahun (tapi gua rasa ada ketentuan untuk hardwarenya sih jadi tetep tidak merugikan, mungkin) menandakan bahwa ASUS ROG ini sangat ingin mendedikasikan ASUS ROG untuk gamers sejati.

Untuk selanjutnya gua masuk ke pembahasan fitur dari Laptop Gaming ASUS ROG G752VS (pengen..) yang menjadi sebuah penawaran fantastis kepada kalian semua para orang awam, gamer, ataupun profesi juga hobi yang bisa menggunakan Laptop ini untuk kepentingan lain seperti desainer dan editor.


FEATURES

ASUS ROG G75VS – WORLD DOMINATION.EVOLVED – Fantastic Features – Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Laptop Gaming yang satu ini menghadirkan fitur – fitur yang didambakan setiap gamer. Let’s Do It !

  1. OVERCLOCKED up to 4GHz (Powered by Processor Intel iCore 7 – 6820HK 6th Generation Skylake)

PERFORMA GAMING yang tak tertandingi dihadirkan disini melalui INTEL® SKYLAKE-K UNLOCKED PROCESSOR dengan memberikan toolkit berupa OVERCLOCKED yang mencapai 4 GHz. OVERCLOKED ini bisa kita setting sesuai keinginan yang bertujuan untuk memanjakan pengguna agar nyaman dalam bermain game atau tidak mengalami yang namanya LAG .

  1. 3D Vapor Chamber For Efficient Cooling (Support by 2 Pipa Tembaga Khusus)

OVERCLOKED? LAPTOP PANAS? NO ! BIG NO ! ASUS ROG G752VS ini dilengkapi pendingin yang super eksklusif untuk membuyarkan hawa panas. Desain yang sangat baik dengan cairan dingin khusus yang mampu menurunkan suhu hingga 7oC. Bayangkan sudah betapa ASUS ROG G75VS menjadi superior sekali yang sangat nyaman untuk bermain game dalam waktu yang lama. Belum lagi teknologi yang mengarahkan debu untuk keluar melalui saluran dust-release untuk menjauhkannya dari komponen internal.

  1. Virtual Reality READY ! (Powered by NVIDIA GeForce 10 Series GPU)

Hadirnya NVIDIA GeForce GTX 1070 , with GDDR5 8GB VRAM yang merupakan Seri ke-10 NVIDIA Series dengan arsitektur Pascal memberikan inovasi dalam permainan. VGA Card ini sudah siap untuk fitur eksklusif berikutnya yaitu Virtual Reality atau VR . Silahkan menikmati fitur yang halus, latensi rendah, nyata, tanpa LAG. Terima kasih NVIDIA J

  1. Display 17 Inch 4K Ultra HD with G-SYNC (Real 4K UHD)

Fitur ini yang memberikan pengalaman 4K UHD dalam bermain game. Sistem Hydro Overclocking memberikan sebuah performa dan stabilitas lebih baik. Ditambah dengan sistem G-Sync yang meningkatkan penyelarasan refresh rate dengan layar GPU untuk stabilitas gambar dan tanpa LAG, patah – patah dsb. Performa dari Laptop ini pun tidak sedikitpun berkurang. Fitur yang bisa terjadi pada teknologi komputer lain pun dijadikan sebuah fitur eksklusif di ROG G752VS ini yaitu dapat mendukung dua monitor tambahan melalui HDMI 1.4 dan mini Display Port, dengan adanya support hardware itu memudahkan kita multitasking menggunakan Laptop Gaming ini juga meningkatnya kualitas permainan.

  1. Coloring Display (Powered by Anti-GLARE Matte Panel and ASUS Splendid Technology)

Fitur ini memberikan kesan warna yang sangat akurat, presisi, kontras, dan tajam. Panel IPS terbaik dengan sudut pandang 178-Derajat. Ibarat filter di sebuah sosial media, ASUS memberikan teknologi yang tiada duanya yang memberikan layaknya filter. Teknologi keduanya memberikan kesan yang sangat menyenangkan dan meningkatkan kualitas gambar dari setiap permainan, dan tidak lupa bisa sesuka hati diatur sedemikian rupa.

  1. ANTI-GHOSTING Keyboard 30 Roll Over !

Buat yang suka maen dota terus demen make hero Invoker. Terjawab sudah biar permainan kalian makin sip. Bisa disetting sendiri mau kayak gimana makronya, combonya, super combonya. Nyaman dah, bisa menang terus (hahaha). Keyboard dari ASUS ROG G752VS ini pun didesain sedemikian rupa untuk kenyaman tiap jari beraksi menekan dsb. Lagi – lagi ASUS ROG memperlihatkan dedikasi yang tinggi untuk para gamer.

  1. FACTORY OVERCLOCKED DRAM WITH INCREDIBLE PERFORMANCE

Memory RAM 64GB DDR4. Keunggulan dari DDR4 itu sendiri memiliki bandwith 20% lebih besar dan efisiensi tenaga 30% lebih tinggi dari memori DDR3. RAM ASUS ROG G752VS ini berjalan pada 2400MHz sedangkan untuk produk lainnya rata – rata hanya pada angka 2133 MHz, mantab jiwa !.

  1. Aero Inspired TITANIUM DESIGN

Desain dari ASUS G752VS ini berdasarkan skema Armor Titanium dan Plasma copper. Ada sebuah penekanan dalam desain ROG G752VS yaitu kesan yang Tegas dalam bentukan visualnya. Seperti pada ventilasi kipasnya yang besar menghadirkan aksen warna merah, lalu ada Exceptional Cooling Design yang memungkinkan pengguna ROG melihat kinerja pipa thermal, dan ada Asymmetrical Design yang didesain pada bagian tatakan lengan dilapisi karet agar gamer mendapatkan kenyamanannya.

  1. Fantastic Hardware Feature

Yup fitur ini hanya peningkatan dari hardware yang ada. Dilengkapi dengan sistem storagenya yang besar, lalu kinerja pemprosesan datanya cepat karena RAM yang 64GB DDR4, Sonic Studio dan Sonic Radar yang memberikan kesan kedalaman setiap permainannya hingga memiliki kualitas tinggi, support USB Intel Thunderbolt 3 Type-C yang memberikan transmisi data hingga 40Gbits per detik.

  1. ROG Gaming Centre, Windows 10, X-SPLIT Gamecaster

Buat overclock: ada pilihan menu tinggal pilih jadi yg gak bisa overclock pun bisa tinggal setting. Atau kalau mau setting manual bisa juga langsung. Bisa pilih set custom pada saat mau maen Game bisa monitor system yang lagi running dan maksimalin resources sesuai kemauan kita. ROG G752VS ini sudah dengan OS Windows 10. DAN ! Free ROG Headset Cerberus dan ROG Mouse SICA. Ditambah dengan fitur X-Split Gamecaster yang memungkinkan pengguna melakukan streaming video game dengan garansi selamanya.


no 1

 ASUS ROG G75VS – WORLD DOMINATION.EVOLVED – dengan spesifikasi dan fitur – fitur yang sudah gua jelasin menjadikan ASUS ROG G752VS Gaming Laptop Brand World Wide yang artinya sudah banyak yang mengakui bahwa ASUS ROG teruji dan terjamin sebagai pemberi kenyamanan dalam konteks Gaming didunia. Faktanya para Pro-Gamers didunia telah diendorse untuk kepentingan khusus. Tidak Cuma laptop melainkan ada Personal Computer Gaming, lalu ada Equip Gaming lainnya seperti Mouse, Headphone, Mousepad, Bag ROG Brand dsb. Untuk yang ingin mendapatkan ASUS ROG G752VS DIBANDEROL seharga antara Rp 59.000.000 – Rp 60.000.000. Harga yang fantastis, Tapi percayalah bahwa Harga itu tidak mengecewakan untuk
                     Laptop Gaming Best in The World se-Kelas ASUS ROG G752VS.

Gua Faiz Brilian sebagai Author Speak Up undur kalimat tulisan. Tapi sebelumnya gua akan Speak Up lagi ROG Talk’s – Kenapa Harus ROG? Dari sudut pandang lain. Be Elite One !

Iman Tak Bisa Diukur

“Agama itu urusan kita (diri sendiri) dengan tuhan. Kamu gak bisa menilai keimanan dari luarnya aja.”

Dengan bangga mereka mengucapkan hal itu. Bingung saja atas lontaran seperti itu. Sering menemukan hal ini. Bahkan beberapa waktu lalu beredar video wanita berkerudung atas nama Gadis Ahok juga mengatakan hal itu. Tak heran.

Lantas apa yang mendasari pemikiran seperti itu? Hak?

Kembali lagi kepada Hak. Entah bagaimana saya begitu kesal mendengar pembelaan orang atas nama Hak untuk mencari sebuah kebebasan. Apakah mereka tidak berfikir bahwasanya apa yang mereka kenakan sudah diatur oleh Utusan-Nya dan Surat – Surat-Nya. Atau hanya sebuah asumsi di atas asumsi?

Lagi – lagi saya menemukan hal ini.

Bosan.

Buanglah pemikiran itu.

Dunia ini ada yang namanya tersirat dan tersurat. Hal itu benar – benar sinkron atas ajaran – ajaran Nya. Ketika Iman tidak bisa dinilai. Apa benar?

Ilmu atas iman yakni Diyakini dalam hati, Diucapkan dalam lisan, Dilakukan dengan perbuatan. Ketika manusia tidak ingin dinilai dari luarnya, saat itu juga manusia berpakaian bikini yang mempunyai KTP beragama Islam ingin disamakan Imannya dengan Ulama.

Saya pernah berfikir,

“Agama mah urusan diri sendiri”

Saya pun tidak dapat apa – apa. Hampa.